embun pagi yang merdu
lambat laun menjadi debu
yang tak pernah menyatu
gersangnya alam ini seakan rindu
akan bahtera yang kutuju
angin semilir keatas pundak
meninggalkan memori yang rusak
kapankah aku mulai bergerak
menyusun kembali kepingan kepingan perak
hai harfiah yang diam
kapan hati ini akan redam
diterpa lautan yang semakin mencekam
awan awan terasa dekat dan merekam
perjalanananku yang silam
-
syair lembaian harfiah
reshuf
October 25, 2010
You might also like
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)

No comments:
Post a Comment